Sponsors Link

Mengapa Obat Diabetes Diminum Pagi Hari?

Sponsors Link

Memiliki riwayat penyakit diabetes tentu adalah perjalanan yang panjang bagi seseorang, sebab diabetes adalah penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Salah satu kunci jika ingin tetap hidup normal ketika menderita penyakit ini adalah dengan pola hidup sehat dan menjaga asupan nutrisi.  Mengontrol stress dan kadar gula darah juga perlu dilakukan secara rutin.

ads

Saat ini, pengobatan penyakit diabetes melitus sudah banyak. Anda bisa menggunakan pengobatan tradisional dengan penggunaan bahan alami seperti timun untuk diabetes maupun menggunakan pengobatan modern. Namun, obat-obatan tersebut tidak benar-benar akan menyembuhkan diabetes Anda. Jika dikonsumsi secara rutin, obat-obatan tersebut hanya akan menekan munculnya gejala atau keluhan selama menderita diabetes.

Dari sekian banyak jenis pengobatan untuk diabetes melitus, suntik insulin biasanya menjadi pilihan terakhir. Selain karena perlu rutin dilakukan setiap hari, insulin yang diinjeksi ke dalam tubuh tentu harus dibayar oleh sejumlah biaya. Lagi pula, suntik insulin hanya ampuh untuk penyakit diabetes tipe 1 yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin di dalam tubuh. Tidak begitu ampuh untuk diabetes tipe 2.

Sementara itu, pengobatan paling umum untuk penyakit diabetes melitus adalah dengan mengonsumsi obat-obatan oral. Ada jenis banyak obat anti diabetes yang bisa Anda konsumsi. Namun, penggunaan jenis obat-obatan ini perlu di bawah pengawasan dokter. Ketika mengonsumi obat antidiabetes, Anda tentu harus memerhatikan cara minum obat diabetes yang benar agar benar-benar memberikan khasiat.

Metforin adalah salah satu obat antidiabetes yang banyak digunakan. Obat ini mampu mengatasi kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh. Sehingga efek penyakit diabetes pada pria dan wanita penderitanya bisa ditekan. Obat ini cukup ampuh, juga beberapa jenis obat lain seperti glibenclamice dan glimepiride.

Beberapa kalangan masyarakat percaya jika obat antidiabetes lebih baik diminum ketika pagi hari. Oleh karena itu, mereka mengonsumsinya ketika makan pagi atau sarapan hingga beberapa jam sebelum itu seperti saat pukul 4 hingga 5 pagi. Pada pukul sekian, diketahui bahwa tubuh mampu memberikan respons terbaiknya pada insulin. Dengan demikian, obat antidiabetes yang dikonsumsi akan memberikan pengaruh yang lebih signifikan meski dengan dosis kecil.

Namun fakta yang lebih meyakinkan mengenai mengapa obat diabetes diminum pagi hari lebih baik berangkat dari sebuah fenomena bernama dawn phenomenon. Dawn phenomenon atau fenomena fajar adalah saat-saat di mana kadar gula darah di dalam tubuh mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut disebabkan karena hormon-hormon pertumbuhan dikeluarkan oleh tubuh. Ada pun hormon yang dimaksud adalah korisol, glukagon, dan epineprin.

Bagi orang normal, hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh tubuh jelas adalah hal baik. Hormon pertumbuhan akan merangsang regenerasi sel-sel tubuh dan menstimulus perkembangan dalam berbagai aspek. Namun, kondisi ini bisa menjadi momok bagi penderita diabetes karena kinerja insulin yang minim semakin terhambat. Fenomena fajar yang perlu diantisipasi dengan cermat oleh para penderita diabetes melitus ini terjadi sejak pukul 2 hingga 8 pagi.

Untuk mengatasi kadar gula darah yang naik drastis pada masa fenomena fajar, seorang penderita diabetes disarankan untuk tidak makan malam terlalu larut. Sebab, energi yang didapat dari makan malam yang terlalu larut akan menumpuk di dalam tubuh saat tidur. Anda juga tidak disarankan untuk melakukan banyak aktivitas setelah makan malam.

Selain karena asupan makan malam yang tidak seimbang, peningkatan kadar gula darah saat fenomena fajar terjadi juga bisa disebabkan oleh porsi tidur yang kurang. Porsi tidur yang kurang pada penderita diabetes akan meningkatkan kemungkinan menderita stress. Di sisi lain, porsi tidur yang cukup akan menurunkan fungsi hormon kortisol dan meningkatkan kinerja sistem saraf dalam menjaga regulasi gula darah di dalam tubuh seorang penderita.

Oleh karena itu, mengonsumsi obat antidiabetes idealnya dilakukan pada pagi hari, namun tetap harus disesuaikan dengan jadwal makan yang teratur. Meski begitu, obat diabetes tidak hanya dikonsumsi rutin pada pagi hari. Obat-obatan tersebut kadang dikonsumsi 2 hingga 3 kali setiap hari sesuai dengan resep yang disarankan oleh dokter.

Selain sarapan dengan cermat memerhatikan cara menghitung kebutuhan kalori dan mengonsumi obat antidiabetes, pagi hari juga merupakan waktu yang tepat untuk berolahraga. Olahraga yang teratur mampu turut meningkatkan sistem imun dan memperkuat otot-otot tubuh. Dengan demikian, keluhan-keluhan yang muncul selama menderita penyakit diabetes melitus bisa ditekan.

Jika Anda mendapatkan luka selama berolahraga atau beraktivitas, pintar-pintarlah menggunakan obat yang paling sesuai. Anda tidak disarankan untuk menggunakan betadine untuk luka diabetes karena alih-alih menyembuhkan, betadine akan membuat luka yang muncul basah dalam waktu yang lama. Luka yang basah dan terbuka untuk waktu yang lama bisa memancing bakteri untuk tinggal dan memperburuk kondisi luka.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan
Search
Doctors Talk

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang harus dihindari, karena menyerang berbagai organ vital dalam tubuh manusia, yang tentunya dapat menyebabkan kematian. dr. Jimmy Lumanau menjelaskan A-Z mengenai diabetes melitus yang wajib anda pahami.