Sponsors Link

Ngeri! Ini 4 Efek Penyakit Diabetes pada Pria yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Tidak ada yang bisa menyangkal jika penyakit diabetes adalah penyakit yang tidak bisa berdiri sendiri. Penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam tubuh ini kerap kali menjadi pemicu berbagai jenis penyakit lainnya seperti hipertensi. Pengobatan yang dilakukan pun tergolong pengobatan seumur hidup dengan tingkat kecermatan yang luar biasa.

ads

Berbeda dengan jenis komplikasi yang bisa terjadi pada wanita, pada tubuh pria diabetes memicu efek-efek tertentu terutama pada masalah kesehatan seksual. Berikut adalah beberapa efek penyakit diabetes pada pria.

  1. Disfungsi Ereksi

Penyebab impotensi pada penderita diabetes disebabkan oleh rusaknya saraf yang terdapat di seluruh tubuh penderitanya. Salah satu saraf yang memiliki kemungkinan untuk rusak adalah saraf-saraf di area sistem reproduksi pria.  Oleh karena itu, pria dengan penyakit diabetes memiliki kemungkinan untuk mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Impotensi adalah gangguan seksual yang ditandai dengan tidak mampunya alat kelamin pria untuk mencapai fase ereksi ketika akan berhubungan badan.

Selain karena kerusakan saraf, impotensi yang dialami oleh pria penderita diabetes juga diakibatkan oleh sistem peredaran darah yang terganggu. Penderita diabetes memiliki kandungan gula yang besar di dalam darahnya. Darah dalam tubuh penderita diabetes cenderung lebih kental karena kandungan glukosa yang tinggi sehingga peredarannya terganggu terutama peredaran darah menuju bagian tubuh paling bawah seperti area pinggul dan kaki. Sementara itu, darah adalah faktor utama yang mampu membuat area vital pria mengalami ereksi.

  1. Ejakulasi Dini

Tidak sampai di sana, kurangnya kadar gula darah normal di dalam tubuh penderita juga bisa membuat pria penderita diabetes kerap mengalami ejakulasi dini setiap kali berhubungan. Hal tersebut tidak jauh dari kondisi sistem saraf yang sudah rusak serta kekentalan darah di atas angka normal. Pria dengan keluhan ejakulasi dini tidak mampu mendapatkan kepuasan batin ketika melakukan hubungan seksual, begitu juga dengan pasangannya. Ejakulasi dini adalah salah satu masalah utama dalam rumah tangga seseorang.

Agar bisa berhubungan badan dengan normal dan tidak mengalami ejakulasi dini, seorang pria penderita diabetes perlu rajin berolahraga dan mengontrol gula darah di dalam tubuhnya. Sebab, aktivitas seksual sangat dipengaruhi oleh kesehatan sistem peredaran darah yang baik. Dengan sistem peredaran darah yang baik, maka saraf di dalam tubuh begitu juga di area sistem reproduksi akan bekerja dengan baik.

  1. Orgasme Kering

Di sisi lain, kerusakan saraf di area sistem reproduksi pria karena penyakit diabetes tidak hanya membuat mereka kesulitan mempertahankan ereksi serta mengalami ejakulasi dini. Pria penderita diabetes juga memiliki kemungkinan untuk mengalami orgasme kering. Hal ini tentu adalah momok jika Anda menginginkan keturunan. Sebab, orgasme kering adalah salah satu alasan kenapa tidak pernah terjadi pembuahan di dalam rahim pasangan Anda.

Orgasme kering adalah keadaan orgasme tanpa sperma yang tersembur. Beberapa pria penderita diabetes bisa jadi memiliki kemungkinan untuk kesulitan mengeluarkan sperma dengan rangsangan apa pun. Tidak adanya sperma ketika orgasme adalah momok yang menakutkan. Hal tersebut disebabkan oleh kerusakan saraf. Jika kerusakan kulit seperti ulkus bisa disembuhkan dengan betadine untuk luka diabetes maka kerusakan saraf di dalam sistem reproduksi ada baiknya Anda konsultasikan secara langsung dengan dokter.

  1. Menurunkan Libido

Efek diabetes terhadap pria yang paling parah adalah penurunan libido. Dalam beberapa kasus, pria dengan riwayat penyakit diabetes mengalami penurunan libido. Pria dengan penyakit ini akan kesulitan menerima rangsangan dan tidak tertarik pada aktivitas seksual jenis apa pun. Meski tidak berpengaruh secara fisik pada penderitanya, jelas ketiadaan aktivitas seksual adalah salah satu masalah dalam rumah tangga. Karena, hal tersebut akan memicu tekanan psikologis.

Susahnya melanjutkan stimulus seksual menuju otak pada penderita diabetes diakibatkan oleh kerusakan saraf. Kerusakan saraf yang terjadi pada pria penderita diabetes disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak normal serta komplikasinya pada tekanan darah yang ada. Akan tetapi penurunan libido ternyata tidak hanya terjadi pada pria, penurunan libido dan rangsangan seksual karena diabetes juga bisa terjadi pada wanita. Pada wanita, penurunan libido bisa disebabkan karena aliran darah menuju klitoris yang terganggu.

Berbeda dengan luka ulkus yang bisa disembuhkan dengan perawatan teratur menggunakan salep pengering luka diabates, penyembuhan dari rusaknya saraf pada penderita diabetes perlu dilakukan dengan berbagai tahapan pengobatan yang intensif. Meski begitu, efek penyakit diabetes pada pria lainnya yang paling mengerikan adalah membusuknya salah satu bagian tubuh, biasanya adalah bagian kaki. Membusuknya anggota tubuh tersebut adalah penyebab amputansi pada penderita diabetes yang utama baik pada pria maupun wanita. Menilik pada efek diabetes terhadap pria yang cukup parah, sudah seharusnya pria penderita diabetes mengontrol kadar gula darahnya dengan baik.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup
Search
Doctors Talk

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang harus dihindari, karena menyerang berbagai organ vital dalam tubuh manusia, yang tentunya dapat menyebabkan kematian. dr. Jimmy Lumanau menjelaskan A-Z mengenai diabetes melitus yang wajib anda pahami.